Thursday, June 10, 2010

Stamina

Hey...I got fit body today! yeah... Setidaknya tadi 90% kondisi saya dalam latihan di Synergy Cihampelas. Materi hari ini kurang lebih masih sama dengan materi 2 hari yang lalu, yaitu Escaping from Side Control yang di sambung ke Shrimping to knees. Lalu di sambung dengan isolation drill nya. Tapi sedikit perbedaan, kali ini saya menambahkan alternatif lain apabila Shrimping to knees sulit dilakukan. Hal ini di karenakan oleh pressure lawan (pinning) yang semakin ketat.

Alternatif lainnya yaitu Back to Guard, dimana awalan escape tetap sama tetapi yg membedakan adalah ketika tercipta space kita melakukan teknik back to (close) guard.

Detail teknik yang perlu diperhatikan tetap pada:
  1. penekanan posisi kepala lawan
  2. pelolosan tangan yang berada dekat dengan pinggang lawan
  3. setelah bridging, coba meluruskan tangan yang berada dekat dgn pinggang lawan.
  4. menyelipkan lutut pada space yg terbuka.
  5. hook kaki lawan dengan kaki yg lain.
  6. tangan yg tadi berada pinggang lawan beralih meng-underhook tangan lawan (hal ini dilakukan agar lawan tidak dapat mengembalikan ke posisi semula - side control, dengan leluasa)
  7. mencoba menggerakkan pinggang agar memperoleh sudut dan posisi yang diinginkan, dalam hal ini menuju ke closed guard.
Setelah berganti pasangan dalam isolation drill, kami melanjutkan ke sesi free roll. Oiya hampir lupa, ada hal yang menurut saya ini perubahan yang cukup drastis yaitu stamina saya sepertinya bertambah baik, bisa jadi karena kondisi tubuh saya yang semakin fit atau juga memang bertambah setelah extreme training yang saya sampaikan dalam posting saya sebelum nya di BJJ-Lifestyle: Kecapean.

Tuesday, June 8, 2010

Kecapean

Hari ini saya melatih di Dojo Synergy Cihampelas Rai Fitness, materi teknik hari ini adalah escape from side control (No Gi). Berawal dari warming up shrimping to knees, kemudian di sambung detail dari escape from side control yang menyambung ke shrimping to knees. Memulai isolation drill dari posisi side control.

Yang menjadi masalah adalah ketika isolation drill kebanyakan lupa akan penempatan bisep pada kepala lawan ketika akan memulai bridging. Sehingga menyulitkan proses escape from side control sepenuhnya. Tapi ada tambahan detail untuk membantu kesulitan yg ditemui ini. Yaitu menempatkan tangan yang lain pada pinggang lawan, setelah sebelumnya berusaha bridging untuk mengeluarkan tangan yg berada pada sisi pinggang lawan. Mungkin proses ini butuh 1-3 bridging pada sesi isolation drill.

Setelah tangan tsb lolos, berikutnya adalah membenarkan posisi tangan (di luruskan) untuk memulai proses shrimping to knees. Tentu tidak melupakan pertahanan pada leher, pada saat maju hendak melakukan sweep, block pada kaki lawan menggunakan tangan yang bebas (sementara tangan yang lain tetap diluruskan) yang diarahkan ke samping, sehingga lawan terjatuh ke arah samping. Sambil tetap memegang kaki / mengontrol pinggang lawan, kaki akhirnya mengganti posisi tangan yang memblok kaki/ pinggang lawan. Sehingga dapat leluasa beralih menuju side control (jangan lupa tangan untuk underhook tangan lawan di sisi lain). Sementara tangan yang tadi di gunakan memblok, beralih untuk mengontrol kepala lawan. Sampai pada posisi side control sempurna ( 1 lutut pada pinggang lawan, 1 lutut berada dekat kepala lawan).

Setelah isolation drill, tiba pada sesi free roll (sparring), menempatkan 1 orang untuk di gilir yang lainnya bergantian, dalam waktu 2 menit. Bila dalam 2 menit dapat submit atau berada pada posisi dominan, lanjutkan. Bila tidak, maka diganti lawan sparringnya.

Setelah sakit flu dan baru kembali fit, akhirnya saya mencoba untuk ikut merasakan di gilir. Ternyata memang kondisi badan saya masih belum 100% fit. Setelah digilir 7 orang, kepala saya terasa pusing, badan lemes, kecapean. Di ruang ganti saya hanya bisa duduk untuk meredakan rasa pusing yang saya alami...hahhaha.

So don't try what I'm doing. Because it was too extreme, since I wasn't on the 100% of my condition after I got flu. Jadi balikin dulu kondisi anda sampe 100% fit. Sehingga latihan jadi terasa lebih fun. Memang sih, tadi jg tetep fun tapi setelah latian kok malah jadi terlalu kecapean. Ga betul ....ga betull...ga betuuull ini!
Seharusnya setelah olahraga tuh, badan kita jadi lebih fresh walaupun tetep ada rasa capenya.

Kalo tadi sih karena saya terlalu addict sama yang namanya brazilian jiu-jitsu....That's why, hahhaha